bookmark_borderMengintip Proses Produksi Redmi Note 7 Di Batam

Atas undangan Xiaomi Indonesia, dua hari kemudian (20/5) penulis alias HSW berkesempatan melihat eksklusif proses produksi Redmi Note 7 di PT Sat Nusapersada Tbk, Batam. Di pabrik perakit ponsel itulah aneka ponsel Xiaomi dan keluarganya (baca: Pocophone plus Redmi) diproduksi.

Asal tahu, Sat Nusapersada juga dipercaya merakit banyak sekali ponsel merek lain, baik yang hingga dikala ini masih eksis di pasar Indonesia maupun yang sudah sayonara. Contohnya, Asus, Gionee, Hisense, Huawei, Honor, Nokia, dan Nubia.

Continue reading “Mengintip Proses Produksi Redmi Note 7 Di Batam”

bookmark_borderReview Redmi Note 7: Perusak Pasar Yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon 660. Kaca layar dan bodi belakang menggunakan Corning Gorilla Glass 5. Kapasitas baterainya 4.000 mAh. Asyik! Konektor USB tipe C? Ada. Headphone jack 3,5 mm? Ada. IR blaster untuk remote control? Ada juga.

Harga ritel resminya di Indonesia mulai Rp1,999 juta. Wow! Tempik sorak Mi Fans yang menghadiri peluncuran Redmi Note 7 di Jakarta, 21 Maret lalu, masih teringat terperinci oleh penulis alias HSW. Beberapa di antara mereka dikala itu berkomentar, “Ponsel perusak pasar nih.” Berselang enam hari, ponsel tersebut mulai rutin dirisak netizen. Ia dilabeli ponsel mistik sebab sulit diperoleh sesuai harga ritel resmi.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Continue reading “Review Redmi Note 7: Perusak Pasar Yang Rutin Dirisak”