Review Redmi Note 7: Perusak Pasar Yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon 660. Kaca layar dan bodi belakang menggunakan Corning Gorilla Glass 5. Kapasitas baterainya 4.000 mAh. Asyik! Konektor USB tipe C? Ada. Headphone jack 3,5 mm? Ada. IR blaster untuk remote control? Ada juga.

Harga ritel resminya di Indonesia mulai Rp1,999 juta. Wow! Tempik sorak Mi Fans yang menghadiri peluncuran Redmi Note 7 di Jakarta, 21 Maret lalu, masih teringat terperinci oleh penulis alias HSW. Beberapa di antara mereka dikala itu berkomentar, “Ponsel perusak pasar nih.” Berselang enam hari, ponsel tersebut mulai rutin dirisak netizen. Ia dilabeli ponsel mistik sebab sulit diperoleh sesuai harga ritel resmi.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Redmi Note 7 yaitu ponsel pertama Redmi sehabis “melepaskan diri” dari Xiaomi. Ponsel itu dibekali layar IPS 6,3 inci full HD+ 2.340 x 1.080 piksel dengan Corning Gorilla Glass 5. Kaca yang sama juga digunakan untuk melapisi permukaan belakang ponsel.

Di sisi atas ponsel terdapat konektor audio 3,5 milimeter dan inframerah yang sanggup difungsikan sebagai remote control aneka perangkat elektronik. Sedangkan di sisi kanan, ada tombol volume dan power. Mikrofon, konektor charger USB tipe C, dan speaker bakal pengguna temukan di sisi bawah ponsel.

Selot kartu Redmi Note 7 tersedia di samping kiri bodi. Menganut prinsip 3-pilih-2, pengguna mesti menentukan akan memasangkan dua nano SIM atau satu kartu nano SIM + satu kartu microSD. Anggaplah pengguna menyelipkan dua nano SIM. Kedua nomor sanggup siaga bersamaan di jaringan 4G LTE. Layanan native VoLTE Smartfren bisa dinikmati di ponsel Android 9 Pie dengan tampilan antarmuka MIUI 10 itu.

Berdimensi fisik 159,21 � 75,21 � 8,1 milimeter dan berat 186 gram, Redmi Note 7 tersedia dalam tiga pilihan warna. Yaitu, yaitu hitam (space black), merah (nebula red), dan biru (neptune blue).

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Menurut penulis alias HSW, nebula red paling cantik. Gradasi warna merah ke ungunya sedap dipandang mata dan bisa berubah bergantung cahaya yang menerpa ponsel. Karena tidak terkesan feminin, laki-laki pun masih cocok menggenggam Redmi Note 7 merah.

Masih terkait warna, nama neptune blue diusulkan oleh seorang Mi Fans Indonesia dalam sebuah kontes pinjaman nama. Saat itu ada lebih dari 20 ribu anjuran nama yang dikirimkan partisipan dari tujuh negara. Kalau ingin mengetahuinya dengan lebih detail, klik saja tautan berikut.

NEPTUNE BLUE it is! Congratulations to Kennyanthony8 (MID:366920225) for choosing the name of our blue #RedmiNote7! RT if you�re a fan! pic.twitter.com/jkvwRQMDK8

— Xiaomi #5GIsHere (@Xiaomi) January 17, 2019

 

Kamera di cuilan belakang Redmi Note 7 berlensa ganda 48 megapiksel dan lima megapiksel. Kamera dengan fokus otomatis dan lampu kilat itu dilengkapi fitur kecerdasan buatan alias AI. Ada pula mode portrait, night, dan pro.

Pada mode normal, awalnya kamera akan menghasilkan foto beresolusi 12 megapiksel saja. Kalau menginginkan foto beresolusi 48 megapiksel, pengguna harus mengaktifkan fungsi itu dari sajian kamera dulu. Bila digunakan sebagai perekam video, kamera Redmi Note 7 sanggup memproduksi klip video full HD 1080p 60 bingkai per detik atau 60 fps.

Pengguna yang gemar mengatur parameter pemotretan secara manual disarankan mengeksplorasi mode pro. White balance, pemfokusan, kecepatan rana, ISO, dan resolusi sanggup diubah dengan leluasa. Kecepatan rana bisa diatur mulai 1/1.000 detik hingga 32 detik, sedangkan ISO mulai 100 hingga 3200.

Mengacu kepada hasil uji pakai yang HSW lakukan, foto beresolusi 48 megapiksel yang dihasilkan Redmi Note 7 tidak lebih baik daripada foto 12 megapiksel. Ukuran foto memang lebih besar, tetapi tidak lebih tajam. Karena itu, berdasarkan HSW, lebih baik pengguna membiarkan ponsel memproduksi foto “hanya” 12 megapiksel. Langkah tersebut sekaligus akan menghemat pemakaian memori internal ponsel.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Beranjak ke kamera depan. Kamera tunggal itu bisa menghasilkan foto beresolusi 13 megapiksel dan klip video full HD 1080p 30 bingkai per detik. Tersedia fitur AI dan portrait. Swafoto yang dihasilkan tidak jelek, tetapi masih kalah prima dibandingkan hasil jepretan kamera depan Xiaomi Mi 8 Lite.

Dapur pacu Redmi Note 7 memanfaatkan prosesor delapan inti Snapdragon 660 yang terdiri atas empat inti berkecepatan 2,2 GHz dan empat inti 1,8 GHz. Wi-Fi, bluetooth, GPS, dan sensor sidik jari di sisi belakang ponsel merupakan sebagian spesifikasi lain ponsel itu. Unit yang HSW uji pakai dibekali RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Ketika ponsel kali pertama diaktifkan, ruang kosong di memori internal sebesar 52,33 GB.

Fitur ketuk-ketuk layar (double tap screen to wake), dual apps, second space, kompas, dan radio FM yang siarannya bisa direkam juga tersedia di Redmi Note 7. Ada pula pemindai wajah (face unlock) yang dalam pemakaian sehari-hari kadang agak lambat dalam membuka pengunci layar.

Sumber daya ponsel berasal dari baterai tanam berkapasitas 4.000 mAh. Dengan sikap pemakaian ala HSW, baterai itu biasanya bisa bertahan 14-16 jam sebelum harus diisi ulang lagi.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Di atas kertas, Redmi Note 7 mendukung standar Qualcomm Quick Charge 4. Kendati demikian, pembeli ponsel itu tak bisa eksklusif menjajalnya. Sebab, pengisi daya yang disertakan dalam paket penjualan hanya setara dengan Qualcomm Quick Charge generasi pertama.

Bila dirangkum, Redmi Note 7 yaitu sebuah ponsel dengan tampilan fisik yang sedap dipandang mata. Varian warna merah dan biru tampak atraktif. Sedangkan varian hitam tampaknya menyasar pengguna yang cenderung “main aman”.

Tingkat kegegasan dan daya tahan baterai ponsel itu tidak mengecewakan. Demikian pula hasil foto dan video kamera ponsel. Tersedianya fitur remote control menjadi daya tarik tambahan. Pemakaian konektor USB tipe C menciptakan pengguna tak perlu lagi khawatir terbalik dikala menancapkan kabel pengisi daya.

Betapa pun Redmi Note 7 tidak luput dari kekurangan. Versi HSW, kamera belakang yang amat menonjol menjadi kekurangan utama ponsel itu. Untuk meminimalkan risiko beling kamera tergores, pengguna sebaiknya membeli case buatan pihak ketiga yang sanggup mengatakan proteksi ekstra.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Apakah ada rekomendasi case? Ada! Carilah di Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee. Gunakan kalimat kunci “Redmi Note 7 Nillkin TPU Case” atau “Redmi Note 7 Rugged Shield Armor Full Protection”.

Saat ini Redmi Note 7 tersedia dalam tiga pilihan kapasitas memori. Seluruhnya bergaransi resmi selama 18 bulan alias 1,5 tahun.

Pertama, RAM 3 GB dan ROM 32 dengan harga ritel resmi Rp1,999 juta yang hanya berlaku di Mi Store, Mi.com, dan jalan masuk penjualan tertentu. Pedagang ponsel seringkali menawarkannya di harga Rp2,3 juta hingga Rp2,4 juta.

Hal yang patut disayangkan, khusus penjualan Redmi Note 7 3/32 di Mi Store seluruh Indonesia kini berlaku kewajiban bundel (bundling). Dalam pantauan HSW, konsumen juga harus membeli satu unit power bank Xiaomi atau Mi Band 2. Belum diketahui kapan kebijakan itu berakhir.

Lebih baik membeli di Mi Store dengan kewajiban bundel atau membeli di pasar bebas tanpa bundel? Menurut HSW, mending beli di Mi Store. Alasannya sederhana. Jumlah dana yang harus dikeluarkan konsumen maksimal sama dengan harga pasar dan mendapat satu produk ekstra. Kalau tak berencana memakainya, power bank atau Mi Band 2 itu sanggup dijual lagi.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Redmi Note 7 varian kedua sama dengan yang HSW gunakan dalam uji pakai. Memorinya terdiri atas RAM 4 GB dan ROM 64 GB dengan harga ritel resmi Rp2,599 juta. Unit berwarna hitam hampir selalu tersedia di Mi.com, sedangkan merah dan biru masih cukup langka. Harga pasar Redmi Note 7 4/64 hitam maksimal Rp2,7 juta. Warna merah dan biru lebih mahal sekitar Rp150 ribu.

Varian ketiga dibekali RAM 4 GB dan ROM 128 GB. Harga ritel resminya Rp2,999 juta, sedangkan harga pasar mencapai Rp3,4 jutaan. Redmi Note 7 dengan kapasitas memori terbesar ini tidak mengecewakan sulit ditemukan di pasar luring (offline).

Kalau tertarik melihat foto-foto proses produksi Redmi Note 7 di Indonesia, silakan mengintipnya di tautan ini.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

***

Berikut pola hasil jepretan kamera Redmi Note 7.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Menjajal mode portrait.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Selanjutnya mencoba mode night. Bila mode itu diaktifkan, hasil foto terlihat lebih terang dan detail.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Dua foto di bawah ini dihasilkan oleh kamera depan. Satu dengan mode portrait aktif, satu lagi mode normal.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Seperti apa perbedaan hasil foto 12 megapiksel dengan 48 megapiksel? Ternyata akibatnya relatif sama. HSW justru lebih menyukai foto yang beresolusi 12 megapiksel.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Contoh hasil foto lain Redmi Note 7 sanggup dilihat di sini.

Sedangkan pola klip video yang dihasilkan kamera ponsel itu telah HSW unggah ke YouTube.

***

Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, kondisi awal RAM, dan versi firmware terakhir yang digunakan dalam uji pakai. Sebagian foto yang ditampilkan merupakan hasil jepretan kamera Redmi Note 7 dengan versi firmware 10.2.7.

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Ponsel ini menggunakan prosesor Snapdragon Review Redmi Note 7: Perusak Pasar yang Rutin Dirisak

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)